PROGRAM PROFIL · TL ITERA

Sejarah Program Studi Teknik Lingkungan ITERA

 

Sejarah

Program Studi Teknik Lingkungan Institut Teknologi Sumatera (ITERA) didirikan pada tahun 2016 sebagai bagian dari pengembangan pendidikan tinggi bidang teknologi di Sumatera. Pendirian Program Studi Teknik Lingkungan merupakan bagian dari upaya ITERA dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan dan permasalahan lingkungan, khususnya di wilayah Sumatera dan Indonesia. Dokumen Rencana Strategis ITERA juga mencatat Teknik Lingkungan sebagai salah satu program studi yang berdiri pada tahun 2016. Program Studi Teknik Lingkungan mulai menyelenggarakan pendidikan dan menerima mahasiswa pertama pada Agustus 2016. Pada awal penyelenggaraannya, Program Studi Teknik Lingkungan berada di bawah Jurusan Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan (JTIK) dan melaksanakan kegiatan pendidikan di Kampus ITERA, Lampung Selatan. Kehadiran Program Studi Teknik Lingkungan ITERA didorong oleh semakin kompleksnya tantangan lingkungan yang menyertai pembangunan wilayah, seperti penyediaan air minum dan sanitasi, pengelolaan air limbah, pengelolaan sampah dan limbah, pencemaran udara, pengelolaan sumber daya alam, serta perlindungan kesehatan dan kualitas lingkungan. Oleh karena itu, pendidikan Teknik Lingkungan ITERA dikembangkan dengan pendekatan rekayasa untuk menghasilkan lulusan yang mampu berkontribusi dalam pencegahan dan pengendalian pencemaran serta pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Perkembangan Akreditasi

Sejalan dengan pengembangan pendidikan dan tata kelola program studi, Teknik Lingkungan ITERA secara bertahap meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan. Program studi memperoleh Akreditasi C yang berlaku mulai 22 Mei 2018 sampai dengan 22 Mei 2023. Selanjutnya, Program Studi Teknik Lingkungan ITERA memperoleh Akreditasi Baik Sekali, yang berlaku mulai 21 Desember 2023 sampai dengan 20 April 2028. Peningkatan status akreditasi tersebut menjadi salah satu tonggak perkembangan Program Studi Teknik Lingkungan ITERA dalam penguatan mutu pendidikan, sumber daya manusia, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, tata kelola, serta berbagai aktivitas akademik dan kemahasiswaan.

Pengembangan Akademik dan Keilmuan

Dalam perkembangannya, Program Studi Teknik Lingkungan menjadi bagian dari Fakultas Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan (FTIK) ITERA. Pengembangan akademik terus dilakukan melalui penyempurnaan kurikulum, peningkatan kompetensi dosen, pengembangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, serta peningkatan partisipasi mahasiswa dalam kegiatan akademik maupun nonakademik. Saat ini, Program Studi Teknik Lingkungan ITERA telah menerapkan Kurikulum 2025–2029. Kurikulum dikembangkan berdasarkan Body of Knowledge Teknik Lingkungan dengan capaian kompetensi yang berkembang mulai dari foundational outcomes, engineering/design/planning fundamental outcomes, hingga technical/applied/professional outcomes. Mahasiswa menempuh sekurang-kurangnya 144 SKS untuk menyelesaikan pendidikan Sarjana Teknik Lingkungan. Pengembangan keilmuan didukung oleh sumber daya dosen dengan berbagai bidang kepakaran Teknik Lingkungan. Website Prodi saat ini mencatat 27 dosen yang tergabung dalam kelompok keilmuan dengan bidang kepakaran antara lain pengelolaan air dan air limbah, kimia dan ilmu lingkungan, teknologi pengolahan air, pencemaran dan pengelolaan lingkungan, environmental impact assessment, pengelolaan limbah, dan bidang-bidang Teknik Lingkungan lainnya.

Teknik Lingkungan ITERA Saat Ini dan Masa Depan

Memasuki satu dekade perkembangannya, Program Studi Teknik Lingkungan ITERA terus memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan Teknik Lingkungan di Sumatera. Pengembangan program studi diarahkan pada pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat yang mampu menjawab tantangan lingkungan secara lokal, regional, nasional, maupun global. Arah tersebut tercermin dalam visi keilmuan Program Studi Teknik Lingkungan ITERA saat ini, yaitu mengembangkan rekayasa berbasis teknologi berkelanjutan dan mendukung penerapan teknologi ramah lingkungan untuk pembangunan berkelanjutan dengan memberdayakan potensi Sumatera dan sekitarnya melalui pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. Dengan dukungan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, mitra, dan seluruh sivitas akademika ITERA, Program Studi Teknik Lingkungan terus berkomitmen menghasilkan lulusan yang profesional, adaptif, humanis, dan mampu berkontribusi dalam penyelesaian permasalahan lingkungan serta pembangunan berkelanjutan di Sumatera dan Indonesia.

Sejarah Kepemimpinan Program Studi Teknik Lingkungan

Program Studi Teknik Lingkungan Institut Teknologi Sumatera (ITERA) berdiri pada tahun 2016 sebagai salah satu program studi yang dikembangkan untuk mendukung penyediaan sumber daya manusia di bidang rekayasa dan pengelolaan lingkungan, khususnya dalam menjawab berbagai tantangan lingkungan di wilayah Sumatera dan Indonesia. Sejak berdiri, Program Studi Teknik Lingkungan ITERA telah mengalami beberapa periode kepemimpinan. Setiap Koordinator Program Studi memiliki peran dalam membangun fondasi akademik, mengembangkan kurikulum dan sumber daya manusia, meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan, memperkuat penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta mengembangkan jejaring dengan berbagai pemangku kepentingan.