Cerita Alumni #4: Saat Keyakinan Kecil Membuka Kesempatan Besar
Halo, Sobat Ceria! Kenalan dulu yuk dengan Vinda Avri Sukma, alumni Teknik Lingkungan ITERA angkatan 2016. Di edisi kali ini, Vinda akan berbagi cerita tentang perjalanannya yang penuh semangat — mulai dari ragu melanjutkan studi, sampai akhirnya bersiap menempuh pendidikan S3. Cerita ini cocok banget buat kamu yang lagi bimbang: lanjut sekolah atau langsung kerja? Yuk, simak kisah inspirasinya!
Awal Mula Melanjutkan Studi
Setelah lulus S1, saya sempat lama berpikir, “Lanjut S2 nggak, ya?” Awalnya, dorongan datang dari orang tua dan kakak. Saya pun sempat bertanya ke beberapa orang untuk meminta pendapat. Salah satu dosen dari Teknik Kimia ITERA memberi saran yang menempel di ingatan saya:
“Kalau orang tua mendukung dan kamu punya kesempatan, kenapa tidak mencoba kuliah di kampus terbaik di Indonesia?”
Awalnya saya sempat ragu, “Bisa nggak, ya?” Tapi di dalam hati kecil saya merasa perlu menambah ilmu dan memperdalam bidang yang saya minati. Akhirnya, dengan keyakinan dan doa, saya memberanikan diri mendaftar S2 di Universitas Indonesia (UI). Alhamdulillah, diterima! Dari situlah perjalanan penuh warna dimulai.
Menemukan Dunia Riset
Di semester pertama, sambil mengikuti kuliah, saya mulai menyusun topik tugas akhir. Di waktu yang sama, saya juga mencari kesempatan kolaborasi riset dan akhirnya berhasil mendapatkan afiliasi di BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional). Masuk semester dua, saya mendapat kesempatan menjadi Research Assistant. Pekerjaan saya saat itu mengerjakan tugas akhir sekaligus membantu penulisan jurnal ilmiah. Program ini merupakan bagian dari manajemen talenta BRIN, dan dari sana saya mulai bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari sendiri. Rasanya senang banget—walau penuh tantangan.
Antara Kuliah, Kerja, dan Perjalanan
Selama S2, saya harus bolak-balik antara Depok dan Lampung. Dua minggu sekali saya ke Depok untuk kuliah dan bimbingan, lalu kembali ke Lampung untuk melanjutkan pekerjaan. Capek? Tentu saja. Tapi saya berusaha menikmati setiap prosesnya, karena saya tahu setiap langkah membawa saya lebih dekat ke mimpi.
Belajar dari Teman dan Peluang Beasiswa
Saya juga banyak belajar dari teman-teman yang berhasil mendapatkan beasiswa LPDP untuk S2 di UI dan UGM. Salah satu kuncinya adalah kemampuan bahasa Inggris, khususnya TOEFL. Mereka belajar dari berbagai platform—YouTube, aplikasi, hingga grup belajar.
Bahkan, punya mentor alumni LPDP atau afirmasi Bidikmisi bisa memperbesar peluang diterima. Jadi, buat teman-teman yang ingin lanjut studi tapi khawatir soal biaya—jangan menyerah dulu! Banyak beasiswa di luar sana untuk yang mau berusaha.
Langkah Berikutnya: Menuju S3
Sekarang, saya sedang menyiapkan proposal untuk melanjutkan studi S3 di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Alhamdulillah, saya sudah mendapatkan beasiswa dari BRIN berkat pengalaman riset dan afiliasi sebelumnya. Rasanya perjalanan ini masih panjang, tapi satu langkah berani di awal ternyata bisa membuka banyak pintu kesempatan.
Pesan untuk Teman-Teman
Untuk kamu yang sedang ragu, ingat satu hal: jangan takut bermimpi!
Jangan berhenti hanya karena khawatir biaya atau takut gagal. Semua bisa diusahakan kalau kamu terus melangkah. Kadang jalannya memang tidak instan, tapi kalau kamu terus berusaha, hasilnya akan datang pada waktunya.



Profil Narasumber

Nama: Vinda Avri Sukma, S. T.
TL Angkatan: 2016
Mahasiswa S3 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
Yuk, Jadi Cerita Alumni Berikutnya!
Kalau kamu alumni Teknik Lingkungan ITERA dan ingin berbagi perjalananmu, bisa hubungi kami! Ceritamu bisa jadi inspirasi buat banyak orang. Klik di sini.
