Site Overlay

Mahasiswa Teknik Lingkungan ITERA Kunjungi PT Anaktuha Sawit Mandiri, Lampung Tengah

Penulis: Dina Ezra Yerika Napitupulu (TL 2018)

Penyunting: Tim Humas/ MF

Kamis (4/11/2021) telah dilaksanakan kegiatan Kuliah Lapangan (Kulap) Teknik Lingkungan ITERA yang bertempat di PT  Anaktuha Sawit Mandiri, Bumi Ratu, Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung. Pelaksanaan kegiatan dimulai pukul 08.40 WIB s.d.  11.45 WIB dengan menggunakan enam bis ITERA.

Kegiatan Kuliah Lapangan ini diikuti oleh beberapa dosen Teknik Lingkungan yaitu Andika Munandar, S.Si., M.Eng., Alfian Zurfi, S.T., M.Si., Sillak Hasiany, S.Si., M.Si., Arif Setiajaya, S.T., M.Si., Ahmad Daudsyah Imami, S.T., M.T., dan Aulia Annas Mufti, S.Si, M.Si. Peserta Kulap berjumlah sekitar 100 orang yang terdiri dari angkatan 2017 dan 2018. Aziz Muhammad Arkan (TL 2018) bertindak sebagai ketua Kulap.

Sebelum mengikuti Kulap, peserta diwajibkan test kesehatan melalui skrining tes antigen yang dilaksanakan di daerah Jatimulyo. Sesampainya di PT  Anaktuha Sawit Mandiri, rombongan dibagi menjadi dua kelompok besar, yaitu kelompok satu mengikuti materi di kantor perusahaan, dan kelompok dua melihat proses kegiatan yang berlangsung di PT  Anaktuha Sawit Mandiri.

Dua kelompok tersebut bergantian mengikuti materi dan melihat langsung proses-proses yang dilakukan. Kegiatan yang dilakukan diawali dengan kata sambutan oleh Koordinator Lingkungan PT  Anaktuha Sawit Mandiri, yaitu M. Zainul Arifin, S.Si, dilanjutkan dengan pimpinan perusahaan yaitu Ir. Hardiansyah. Kegiatan selanjutnya yaitu pemberian plakat dan sertifikat yang diwakilkan oleh Pak Alfian dan Ibu Sillak serta dilanjutkan dengan foto bersama.

Kegiatan Kulap dilanjutkan dengan pemaparan materi yang disampaikan oleh M. Zainul Arifin, S.Si, selaku koordinator lingkungan region Lampung – Sumatera Selatan PT Anaktuha Sawit Mandiri. Materi yang dipaparkan adalah produk yang dihasilkan perusahaan berupa Crude Palm Oil (CPO) dan Palm Kernel (PK), regulasi-regulasi yang digunakan dalam perusahaan, terkait penyimpanan limbah B3 dan masa penyimpannya.

Selain itu juga disampaikan materi terkait Sistem Manajemen Lingkungan dalam perusahaan, pengolahan IPAL, pengendalian pencemaran udara di perusahaan, serta penjelasan pemanfaatan fiber dan cangkang sebagai bahan bakar mesin boiler. Setelah menerima materi, peserta diajak melihat proses di perusahaan dengan mengunjungi tempat penyimpanan limbah B3, incinerator, dan proses-proses lainnya.

“Harapan setelah mengikuti Kulap adalah dapat terimplementasikannya ilmu yang didapatkan di bangku perkuliahan dengan dunia kerja. Sehingga mampu melakukan manajemen dan mengatur lingkup pekerjaan dengan baik, serta lebih memahami penerapan teori yang sudah dipelajari,” tutur DIna, salah satu peserta Kulap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *