Site Overlay

Studium Generale Pemanfaatan Limbah Agroindustri yang Berkelanjutan oleh PT GGP

Oleh: Annisa Nur Afifah

*materi SG terdapat pada bagian akhir tulisan

Program Studi Teknik Lingkungan dan Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan menyelenggarakan Studium Generale (SG) 2019 yang kedua pada Rabu, 9 Oktober 2019 di aula gedung E kampus ITERA. SG dimulai pukul 09.00 WIB. Pemateri SG kali ini yaitu Arief Fatullah dan Julis Sugarjanto dari PT Great Giant Pineapple (PT GGP). Sebagai informasi, Prodi Teknik Lingkungan telah melakukan kuliah lapangan ke PT GGP beberapa waktu yang lalu. Selengkapnya dapat dilihat di Kunjungan Program Studi Teknik Lingkungan dan Teknologi Pangan ke PT Great Giant Pineapple.

Studium Generale dibuka oleh Prof. Sukrasno selaku Wakil Rektor 2 ITERA. Beliau menyambut kedua pembicara sekaligus memberikan sedikit arahan mengenai pentingnya tema yang diangkat pada SG kali ini. Sedangkan yang berperan sebagai moderator adalah Dr. Ir. Endang Setiawati, M.T., koordinator Program Studi Teknik Lingkungan.

Pembukaan oleh Prof. Sukrasno, Wakil Rektor 2 ITERA

Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Arief Fatullah selaku Senior Manager Sustainability PT GGP. Beliau menyampaikan materi tentang Integrated Waste Management. Dalam pembukaan materinya, beliau menjelaskan bahwa kondisi sampah Jakarta yaitu sekitar 8000 ton/hari dengan jumlah penduduk 9223 juta jiwa DKI Jakarta (BPS, 2009). Beliau memberikan perbandingan berat sampah dengan berat gajah, maka kondisi yang terjadi saat ini setiap harinya ada 2000 ekor gajah di TPA/hari, Jika berat satu ekor gajah dewasa 3-4 ton.

Pemateri pertama, Arief Fatullah

Bapak Arief juga mengatakan bahwa sampah bukan hanya persoalan menyediakan truk, menyediakan gerobak, atau membangun konstruksi TPA. Tapi sampah adalah persoalan lingkungan kita semua. Beliau turut menghimbau dan memberi ajakan untuk mulai memilah sampah,

“Kegiatan ini harus dimulai dari diri sendiri. Sampah seharusnya dipisah bedasarkan jenisnya. Ada sampah yang dapat langsung di manfaatkan untuk didaur ulang dan ada juga sampah yang harus melalui proses pengolahan sampah agar bisa dimanfaatkan kembali.”

Pengelolaan sampah dapat dilakukan dengan metoda 3R yaitu:

  • Reduce (Mengurangi Sampah)

Mengurangi sampah dan menghemat pemakaian barang. Contohnya, saat belanja dikantin, jika memungkinkan tidak memakai tas kresek, meeting bawa tumbler sendiri, hindari membeli snack meeting yang banyak kemasannya dan sebagainya.

  • Reuse (Pemanfaatan Ulang)

Upaya untuk menggunakan kembali sampah secara langsung yaitu:

  1. Menggunakan botol isi ulang
  2. Memanfaatkan balik kertas yang masih kosong
  3. Memanfaatkan kertas bekas untuk amplop
  4. Memanfaatkan kaleng bekas untuk pot bunga
  5. Memanfaatkan sisa makanan atau  sayur untuk makanan ternak atau ikan.
  • Recycle (Daur Ulang)

Daur ulang daoat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  1. Mengolah sampah kertas menjadi kertas daur ulang/kerajinan
  2. Mengolah bungkus bekas menjadi aneka kerajinan
  3. Mengolah gabus styrofom menjadi batako dan pot bunga
  4. Mengolah sampah organik menjadi kompos
Endang Setiawati (kiri) koordinator Prodi Teknik Lingkungan ITERA

Bapak Arief juga menjelaskan bahwa proses pemilahan sampah akan membantu kita dalam proses pemanfaatan kembali sampah. Karena sampah juga memiliki nilai ekonomi apabila sudah dikelola dengan baik dan memiliki manfaat. Dijelaskan bahwa PT GGP tidak menghasilkan sampah yang tidak bisa digunakan. Sebagi contoh, nanas hasil panen, mahkotanya digunakan kembali untuk bibit. Daging buahnya akan dijadikan produk nanas kaleng. Sementara kulit nanas akan di pres dan diberikan untuk makanan ternak. Sehingga tidak ada yang terbuang menjadi sampah.

Peserta SG terdiri dari dosen, tendik dan mahasiswa dari berbagai program studi

Selanjutnya materi kedua disampaikan oleh Julius Sugarjanto selaku Sustainability Project Expert PT GGP. Beliau menjelaskan bagaimana proses pemanfaatan limbah industri PT GGP yang diubah menjadi biogas. Selanjutnya digunakan sebagai salah satu bahan bakar untuk proses operasional pabrik.

Pemateri kedua, Julius Sugarjanto

Diharapkan setelah penyampaian materi dan pengalaman secara langsung dalam SG ini, mahasiswa diharapkan mengerti dengan baik materi yang telah diberikan dan dapat diterapkan dalam kegiatan perkuliahan atau menambah ide untuk melakukan PKM. Sehingga mahasiswa menjadi lebih aware dalam hal persampahan di lingkungan kampus ITERA dan lingkungan tempat tinggalnya. Serta mendorong kreatifitas mahasiswa untuk memanfaatkan sampah menjadi produk yang bernilai ekonomis.

Materi SG dapat diunduh melalui tautan Materi SG TL II (PT GGP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2020 . All Rights Reserved. | Catch Vogue by Catch Themes