Site Overlay

Penanaman Mangrove di Pantai Dewi Mandapa

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Ibu Dewi Mandapa yang mewakili masyarakat yang berada di Desa Gebang dan beliau adalah pengelola dari Pantai Dewi Mandapa. Setelah itu Ibu Helga, seorang ahli tanaman Mangrove memaparkan materi mengenai bagaimana cara menanam mangrove yang baik di pesisir pantai. Saat pemaparan materi oleh Ibu Helga, terjadi diskusi singkat antara mahasiswa dan pemateri tentang perbedaan mangrove dan usia pertumbuhan mangrove tersebut. Caranya untuk menanam mangrove adalah menggali pasir di daerah yang ingin
ditanam sedalam kurang lebih 5-20 cm agar polybag yang berisi mangrove dapat tertanam dengan baik. Setelah polybag tersebut tertanam, berikan sebilah ranting atau bambu sebagai aljir untuk menyangga atau menopang mangrove di pesisir agar tidak mudah terbawa ombak. Panjangnya ranting kurang lebih tingginya harus melebihi tanaman mangrove tersebut. Kemudian ranting atau bambu diikat dengan tali rapiah. Jarak penanaman anatara tanaman mangrove adalah satu langkah kaki orang dewasa. Tanaman mangrove yang akan ditanam berjumlah 200 bibit mangrove. Jenis bibit mangrove yang akan ditanam adalah jenis Avicennia sp.
Fungsi mangrove yang dijelaskan oleh pemateri adalah sebagai pencegah intruisi, erosi dan abrasi air laut di daerah pesisir pantai, sebagai tempat hidup dan sumber makanan dari beberapa jenis fauna, membentuk pulau dan menstabilkan daerah pesisir, serta daun dari tanaman Avicennia sp. dapat dijadikan sebagai pewarna dari tekstil, sebab celupan pertama dan celupan selanjutnya dari ekstrak daun Avicennia sp. berbeda. Perbedaan
antara mangrove dan bakau adalah tanaman mangrove merupakan tanaman yang tumbuh di pesisir pantai dan berfungsi sebagai pencegah abrasi atau intrusi air laut, sedangkan bakau merupakan semua tumbuhan yang hidup di daerah pesisir termasuk mangrove. Pengabdian masyarakat ini dilakukan di Pantai Dewi Mandapa karena air laut mulai meresapi dan mendominasi daratan sehingga diperlukan rehabilitasi lahan akibat
air laut.
Selanjutnya Bapak Anggi memimpin doa untuk memperlancar kegiatan penanaman mangrove. Kemudian prosesi foto bersama dilakukan dengan pemateri dan pengelola Pantai Dewi Mandapa serta Dosen-dosen Teknik Lingkungan dan para Mahasiswa. Setelah itu dilakukan proses penanaman mangrove oleh mahasiswa dan dosen-dosen Teknik Lingkungan ITERA, serta beberapa perwakilan masyarakat ikut serta menanam mangrove di pesisir pantai. Prosesi penanaman berlangsung lancar selama kurang lebih 3 jam di pesisir Pantai Dewi Mandapa, Desa Gebang, Pesawaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2020 . All Rights Reserved. | Catch Vogue by Catch Themes